Scientia Potentia Est

Ridho Nur Imansyah | 0922201324

KM Success Story

without comments

KM merupakan investasi yang cukup besar. Tak hanya implementasi sistem, saat menerapkan KM, perusahaan juga perlu mengalokasikan dana untuk mengubah proses bisnis dan juga budaya perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan dolar untuk mengimplementasikan Knowledge Management secara menyeluruh di organisasi mereka. Investasi ini mencakup pengembangan teknologi, aktivitas validasi dan organisasi pengetahuan yang telah ada, pengembangan sumber daya manusia, perbaikan proses bisnis dalam mendukung Knowledge Management, serta yang tak kalah pentingnya adalah memunculkan budaya berbagi pengetahuan dalam organisasi.

Banyak perusahaan telah membagi cerita mengenai kesuksesan mereka disertai dengan peningkatan keuntungan yang didapat dengan nilai investasi yang ditanam. Cerita semacam ini muncul dalam berbagai bentuk. Dari yang berbentuk anekdot dan analogi yang berasal dari kondisi yang terjadi, hingga cerita yang menunjukkan nilai Knowledge Management dalam angka.

Sir John Brown, CEO British Petroleum, misalnya. Ia menggunakan contoh berikut ketika menjelaskan keberhasilan penerapan Knowledge Management di BP. “Setiap kali kita melakukan sesuatu aktivitas, kita harus melakukannya lebih baik daripada sebelumnya. Pengeboran di laut dalam merupakan contoh yang baik. Pada tahun 1995, kami menghabiskan waktu 100 hari untuk menyelesaikan pengeboran di laut dalam . Sekarang kami hanya menghabiskan 42 hari”.

Ini adalah contoh yang baik untuk mengembangkan cerita dengan mengikutsertakan metriks yang dapat diukur. BP mencatat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengeboran laut dalam sebagai titik awal sebelum diterapkan Knowledge Management. Mereka kemudian menginformasikan kembali sejauh mana kemajuan yang didapat setelah diterapkannya Knowledge Management. Hasilnya adalah sebuah kisah sukses yang dapat lebih dipercaya karena telah menunjukkan angka dan bukan hanya hal yang abstrak.

Beberapa organisasi berikut memberikan informasi mengenai keberhasilan penerapan Knowledge Management mereka dalam hitungan angka dan berbasiskan prinsip ROI. Walaupun tidak kesemuanya memberikan informasi mengenai nilai investasi awal, ataupun persentase ROI, namun hasil yang diperoleh telah dapat ditunjukkan sebagai proses benchmarking bagi perusahaan.

Perusahaan Target Pendekatan KM Hasil
Chevron Texaco Mengurangi biaya operasional, meningkatkan kualitas
operasional, meningkatkan keselamatan pekerja
Community of Practice, memfasilitasi aktivitas
transfer pengetahuan, pencarian expert
Pengurangan biaya operasional sebanyak 2 milyar
dolar, sementara investasi sekitar 2 juta dolar
GE Plastics Mengurangi biaya Customer Service Customer portal, repositori pengetahuan Penghematan per tahun mencapai 2.25 juta dolar
British Petroleum Know-how: brand attribute, kemampuan inovasi,
melakukan aktivitas lebih cepat dan lebih baik daripada kompetitor
Jaringan, Peer Assist, Operations Value Process Penghematan per tahun mencapai 260 juta dolar,
peningkatan kecepatan dalam melakukan aktivitas
Schlumberger Pengetahuan ada di tangan karyawan dan pelanggan Community of Practice, inTouch KM system, intranet,
extranet, content management
Penghematan per tahun mencapai 200 juta dolar,
pengurangan waktu penyelesaian technical query sebanyak 95%. Dengan investasi
total mencapai 20 juta dolar


Source:
[1] Vestal, Wesley. “Measuring Knowledge Management”. APQC.

Written by Ridho Nur Imansyah

May 24th, 2010 at 11:10 pm

Leave a Reply